Gerbang Logika

Agar transistor dapat melakukan pemrosesan data, transistor tidak disusun secara sembarangan, melainkan dirangkai mengikuti pola tertentu yang disebut gerbang logika.

Gerbang logika adalah rangkaian transistor yang menerima satu atau lebih masukan (input) berupa nilai biner 0 atau 1, kemudian menghasilkan satu keluaran (output) yang juga bernilai 0 atau 1. Setiap gerbang logika memiliki aturan yang berbeda dalam menghasilkan keluaran. Dengan menggabungkan banyak gerbang logika, komputer dapat melakukan berbagai operasi, mulai dari perhitungan sederhana hingga menjalankan program yang sangat kompleks.

Secara umum, gerbang logika dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu gerbang logika dasar dan gerbang logika turunan. Gerbang logika dasar terdiri dari NOT, AND, dan OR. Sementara itu, gerbang logika turunan dibentuk dari gabungan beberapa gerbang dasar, seperti NAND, NOR, dan XOR.

NOT

Gerbang NOT merupakan gerbang logika paling sederhana karena hanya memiliki satu masukan. Fungsi utamanya adalah membalik nilai masukan. Jika masukan bernilai 1, maka keluarannya menjadi 0. Sebaliknya, jika masukan bernilai 0, maka keluarannya menjadi 1. Karena selalu menghasilkan nilai kebalikan dari masukannya, gerbang NOT juga disebut Inverter.

AND

Gerbang AND memiliki dua atau lebih masukan. Keluaran akan bernilai 1 hanya jika semua masukan bernilai 1. Jika terdapat satu saja masukan yang bernilai 0, maka keluarannya akan menjadi 0.

OR

Gerbang OR juga memiliki dua atau lebih masukan. Berbeda dengan AND, gerbang OR akan menghasilkan keluaran 1 jika minimal satu masukan bernilai 1. Keluaran hanya akan bernilai 0 apabila seluruh masukan bernilai 0.

NAND

Gerbang NAND merupakan gabungan dari gerbang AND dan NOT. Nama NAND adalah singkatan dari NOT AND, karena keluarannya merupakan kebalikan dari hasil gerbang AND.

Jika semua masukan bernilai 1, keluaran gerbang NAND akan menjadi 0. Untuk semua kombinasi masukan lainnya, keluarannya akan bernilai 1.

NOR

Gerbang NOR merupakan gabungan dari gerbang OR dan NOT. Nama NOR adalah singkatan dari NOT OR, karena keluarannya merupakan kebalikan dari hasil gerbang OR.

Gerbang NOR hanya menghasilkan keluaran 1 jika semua masukan bernilai 0. Jika terdapat satu saja masukan yang bernilai 1, maka keluarannya akan menjadi 0.

XOR

Gerbang XOR (Exclusive OR) memiliki cara kerja yang sedikit berbeda dibandingkan gerbang OR. Gerbang ini akan menghasilkan keluaran 1 hanya jika kedua masukannya berbeda. Jika kedua masukan memiliki nilai yang sama, baik sama-sama 0 maupun sama-sama 1, maka keluarannya akan bernilai 0.